No Inspiration

Standar

Terpekur memandang Compose Blog Entry …

Semenit, sebuah kata baru aja di delete …
Dua menit berdetik, sebuah kalimat kembali raib …
Lima menit berjalan, sebuah paragraf sukses tak terlihat lagi ….
Sepuluh menit terlewat, melongok blog sobat-sobat MPers
Setengah jam berlalu, memutuskan untuk fesbukan
Satu jam berdentang, masih juga kosong.

Jidat udah di kerut-kerutin belagak mikir.
Mulut udah dimanyun-manyunin belagak serius
Keringet dingin udah nimbul di dahi belagak meres otak
Beuuuu tapiiii satu katapun blom juga terangkai …

Apa iya, otak gw bisa kosong kaya giniiiii???
Bener-bener ga bisa memproduksi satu kata puuunnn???
Note-note yang berserakan tak satupun yang menarik perhatian
Imajinasiku melempem, moodku melayang …

Aaaaarrrrggghhh ….

Ku alihkan pandangan ke jendela, hanya melihat arus kendaran pulang kantor yang berseliweran, menerbangkan debu-debu yang blum tersiram hujan.
Ku melirik ke atas, cuma aja cicak-cicak di plafon yang saling berkejaran. Jadi inget pacarku, dimana kah dikau gerangan???
Ku tundukkan wajah ke bawah, semut-semut merah berbaris di lantai entah menuju kemana. Hei semut, kalau nemu tempat yang indah, ajak daku …

Oooohhh … aku mau nulis apaaaa yaaaaaaa ….

Oke, coba inget2 peristiwa dari tadi pagi …

Hmmm, bangun tadi rada telat sih, jadi berangkat ngantor rada terbirit-birit terpaksa nyetop ojek di pinggir jalan, langsung ngacrit tanpa ngerem berdeciiit …
Ciiiittt … ciiittt … ciiiittt itu tanda si tukang ojek nyaris nyerempet motor-motor lain yang berkejaran di jalanan ….
Ooowwh, masih inget pelototan galak yang daku terima dari calon korban raider jalanan yang kutumpangin ini, begitu galak membalalak … hiiiiyyy
Wadaawww … wadaawww … wadaawww … itu tanda si tukang ojek ga ngerem ketika ketemu polisi tidur, hasilnya daku sukses berlompat-lompatan di jok belakang … haaaaa

Siangan dikiiitt, seorang ibu hamil partner kerja, masuk ruanganku dengan wajah terselimuti mendung, ada apa gerangan?
Dia ngomel2, mencak2, nangis2, histeris2, ngeluarin semua uneg-unegnya atas ketidak adilan yang menimpanya tadi …
Ampuuun … no comment daaah, dia cuman butuh tempat sampah, daku ga bisa menyela amukan emosinya
Biarkan lah dia tenang, emosinya surut, baru aku usir keluaar karena kepalaku tiba-tiba cenut-cenut …. huuuuuuuufffffff ….

Sorenyaaaa, perut daku sakiiiittt
Entah apa yang terjadi, kenapa tiba-tiba perutku melilit …
Apakah ngabisin coklat cha cha setoples sendiri mengakibatkan sembelit??
Aaaaaahhh makanya jadi orang jangan peliiiiittttt …

Hmmmmmmmm …. udahaaaan aaaahhh … pamiiiitttt

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s