Tunnels & Deeper

Standar

tunnelsdeeper

Bebebebebee … aq lagi demen ma cerita-cerita fantasi nih … setelah ngebaca twilight saga and trilogy magicians guild tentunya …

Kali ini aq nafsu ngebaca karyanya Roderick Gordon amma Brian Williams yang sejatinya akan ada tiga buk, Tunnels, Deeper and Freefall.  Tapi naga-naganya bukunya yang ketiganya itu belum nongol di pasaran. Jadi aq mau ceritain buku yang kesatu ma ke dua ajah ya.

Di Tunnels … diperkenalkanlah tokoh utama dari cerita ini namanya will burrows yang albino (kulit putih pucat, rambut putih blonde and sensitif ma sinar matahari) berusia 14 tahunan. Will tinggal dengan keluarga kecilnya di sebuah kota kecil dekat London. Ibu Will seorang maniak televisi yang sudah tergangg otaknya, Rebecca adik Will seorang yang perfecsionis yang menanggung beban mengurus rumah tangga sedangkan Ayah Will, Roger Burrow adalah seorang archeolog yang bekerja di museum kecil di kota tersebut. Sejak mampu memegang sekop, Will sudah menunjukkan minatnya pada dunia gali menggali, maka ayah dan anak itu menjadi semakin dekat karena mempunyai hobby yang saling menunjang, Will menggali-gali dan jika menemukan sesuatu Ayahnya yang mengambil alih.

Singkat cerita, tiba-tiba Dr. Burrow ayah Will hilang bagai ditelan bumi, tak ada yang tau keberadaannya, tidak juga Will dan keluarganya. Maka dengan rasa penasaran yang membuncah, Will berusaha menelusuri jejak ayahnya, mulai dari menyelidiki museum, sampai pada jurnalnya. Nah di jurnal itulah Will menemukan misteri-misteri yang tengah diselidiki oleh Dr. Burrow, yaitu bermunculannya orang-orang aneh bertopi datar dan bermantel kuno dengan wajah yang hampir serupa. Kemudian Will juga mendapati sebuah benda yang dapat mengeluarkan cahaya yang teramat terang seperti matahari ketika di dalam ruangan gelap. Benda itu pun dideskripsikan dalam jurnal Dr. Burrows. Ketika Will dan Chester sahabatnya tengah memeriksa ruang bawah tanah tempat kerja Dr. Burrow, mereka menemukan terowongan tersembunyi  di belakangan lemari arsip.

Nah … disitulah petualangan Will dan Chester dimulai. Dengan penuh keberanian dan rasa penasaran yang tinggi, mereka memasuki terowongan itu … terus … terus … terus … dan … mereka menemukan sebuah kota di dalam perut bumi. Kemudian bermunculan manusia-manusia dengan penampakan yang aneh … semua berkulit pucat dan berambut putih … persis seperti will. Will dan Chester di tangkap dan di interogasi. Ternyata manusia-manusia itu hidup berkoloni di bawah sana dan mempunyai sistem pemerintahan sendiri, punya hukum juga, punya penegak hukum juga dan punya pengendali keamanan yang dinamakan Styx.

Ditengah penderitaan Wil dan Chester yang ditangkap sebagai penyusup ke dalam koloni bawah tanah itu, tiba-tiba datanglah seorang anak lelaki yang bernama Cal yang mengaku sebagai adik Will. Maka terkuaklah kebenaran yang selama ini tidak diketahui oleh Will, bahwa sesungguhnya Will adalah bagian dari koloni ini. Will dibawa kabur dari koloni oleh ibunya – Sarah Jerome- menuju Topsoil -dunia atas- lebih dari 12 tahun yang lalu. Karena jaminan dari keluarga Jerome maka Will dibebaskan dan dipertemukan dengan ayah kandungnya Mr. Jerome, neneknya dan pamannya -kakak ibunya- Tam Macaulay. Walaupun Will sudah mengetahui kebenaran tersebut, tetapi Will masih ingin menemukan ayah angkatnya Dr. Burrow dan Chester. Maka dengan bantuan Tam, Will menyelinap ke dalam penjara untuk membebaskan Chester dan kabur dari koloni. Tanpa di duga, Cal membuntuti Will dan bersikeras untuk ikut dalam pelariannya. Tetapi, ternyata masih ada kenyataan pahit yang harus ditelan Will, Rebecca adiknya di Topsoil (dunia atas) ternyata seorang Styx yang sangat kejam. Chester tidak berhasil kabur, sedangkan Will dan Cal berhasil lolos ke Topsoil. Setelah mengumpulkan bekal dan amunisi, Will dan Cal kembali masuk ke koloni dengan tujuan membebaskan Chester dan menemukan Dr. Burrow kembali. Di tengah perjalanan, mereka terhadang oleh pasukan Styx dibawah komando Rebecca, syukurlah datang pertolongan dari Paman Tam yang akhirnya mengorbankan diri untuk menolong mereka.

Dengan bantuan peta yang diberikan oleh Paman Tam, mereka kabur ke Deeps melalui kereta penambang, di sanalah Will beretemu kembali dengan Chester yang sedang juga sedang dibuang ke Deeps, sebuah daerah yang lebih dalam dan lebih kelam dari koloni.

Di Deeper … diceritakan petualangan trio Will, Chester dan Cal menjelajahi terowongan-terowongan dan daerah-daerah menakutkan di Deeps, sampai akhirnya mereka bertemu dengan Drake dan Elliots, duo pemberontak yang tengah di kejar-kerja pula oleh Styx. Kemudian, diceritakan juga tentang Sarah Jerome, ibu kandung Will dan Cal yang berhasil ditangkap oleh Styx. Rebecca menceritakan cerita bohong mengenai kematian Tam yang dibunuh oleh Will anaknya yang hilang yang telah kembali ke koloni serta membawa kabur Cal adiknya. Dengan kesedian yang membuncah akibat kehilangan kakaknya Tam dan hilangnya Cal, maka Styx memanfaatkan Sarah untuk memburu Will. Tetapi di kedalaman perut bumi itu, Sarah akhirnya menemukan kebenarannya dan sadar bahwa dirinya di manfaatkan oleh Rebecca dan Styx untuk menjerat Will. Ibu dan anak itu pun bertemu dengan cara yang sangat mengenaskan, Sarah terluka parah akibat tembakan Elliot, dan harus ditinggalkan di jalan. Sarah tetap bertahan di saat-saat terakhir, mengambil kesempatan untuk menolong kedua anaknya … akhirnya kesempatan itu datang ….

Sayang … ceritanya harus berlanjut ke buku ketiga yang belum nongol … kita tunggu ajah ya cerita selanjutnya …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s