Hilangnya Nikmat Suara

Standar

Sudah 4 hari ini tiba-tiba daku kehilangan suara. Benar-benar hilang, bahkan suara batuk pun yang biasanya guede seperti (maaf) anjing, tiba-tiba jadi samar-samar gonggongannya.

Semua orang bertanya-tanya, kenapa suara daku sampai hilang? bahkan ada ngolokin, ” abis konser dimana non?” …. “deu …. makanya jangan nyinden mulu dooong …” hihihi …

Ada juga nih yang prihatin sampai sibuk kasih saran, “Jeng, obatnya tuh sesendok kecap ditetesin air jeruk nipis.” Maka Saya menjawab, ” Oh gitu yah, mana …. buatin doonng …” …. hehehe ….

Yang paling lucunya adalah ketika di depan kelas, maklum guru modalnya kan suara. Kalo suara abis kaya gini, gimana dooonggg ngajarnya??? Akhinya, papan tulis, spidol dan priwitan yang berbicara. Priwitan fungsinya untuk mengkondisikan anak dan memanggil, sekali priiiiitttttt … anak-anak akan langsung menolehkan wajah ke arah saya, kemudian dengan bahasa bibir yang di pertegas (yah .. itung-itung senam muka lah) dibantu bahasa tangan dan tubuh (body language kaleeee …) aku menginstruksikan tugas-tugas hari itu. Kemudian, dengan bantuan spidol, ku goreskan detil tugas-tugasnya …. begituuuuuu ….

Belakangan, Seorang rekan, yang empati kepada hilangnya suaraku, membawakan daku megaphone … gileeee yaaaah … tapi ternyata triknya jitu punya, suara bisik-bisikku jadi lumayan kedengeran….

Gara-gara suaraku hilang inilah, semua orang jadi rada-rada latah, kalo ada daku semuanya berbicaranya dengan suara mendesah-desah ditambah dengan vocab gerak yang aneh-aneh … maksudnya sih bukannya empati atau prihatin padaku, tapi justru malah ngodain daku semuanya.

Tapi daku menikmati hilangnya suaraku ini. Lebih tepatnya bersyukurlah, itung-itung dosanya jadi berkurang selama 4 hari ini. Kalo biasanya suara daku paling tinggi kalo marah, paling guede kalo ketawa, n paling nyaring kalo teriak, yah … semuanya jadi bisik-bisik. Palingan yang main cuma ekspresi wajah n mata. Itupun banyakan gelinya ngeliat ekspresi anak-anak or lawan bicaraku yang berusaha menginterpretasikan maksud dari olah bibirku yang suka kecepetan, atau desahanku yang ga jelas….. hehehe ….  Yah … minimal lawan bicaraku jadi lebih memperhatikan daku kan kalo daku sedang berbicara.

Ups … tapiiiii jadi rada-rada ngeri juga nih kalo baca artikel berikut :

dr Jamaluddin SpTHT mengatakan, suara parau merupakan gejala yang disebabkan kelainan dari pita suara. Pita suara manusia terdiri atas dua pita. Bila digunakan untuk bicara, maka keduanya akan bergerak merapat dan meregang dari garis tengah. Suara keluar dari bertemunya selaput suara kiri dan kanan.

BANYAK orang yang tiba-tiba merasakan suara parau, malah ada yang tiba-tiba hilang. Jika hal ini terjadi pada seorang penyanyi, jelas sangat mengganggu.  Mengapa suara parau ini bisa terjadi? Apakah itu hanya disebabkan terlalu berlebihan menggunakan suara?

Bila terjadi kelumpuhan pada satu atau kedua pita suara itu, maka kemampuan merapat ke garis tengah akan berkurang. Akibatnya, hal tersebut bisa menimbulkan suara parau.

Padahal, untuk bisa bersuara nyaring (normal), diperlukan beberapa syarat. Pertama, pita suara mampu bergerak ke arah tengah, lalu pita itu mampu merapat di garis tengah tersebut. Sehingga, bila ada udara dari paru-paru yang dihembuskan ke arah pita suara, pita itu akan bergerak dan membentuk suara.

Suara parau disebabkan banyak hal. Itu mulai dari kelainan congenital, peradangan, nodul (polip) pita suara, keratosis laring hingga tumor laring. Namun yang paling banyak dijumpai adalah peradangan, tumor dan nodul atau polip.

Peradangan yang menyebabkan suara parau ini terbagi dua, akut dan kronis. Peradangan akut bisa merupakan kelanjutan dari commond cold (flu). Penyebabnya bisa karena bakteri atau virus. Kalau terjadi pada anak, peradangan akut ini perlu diwaspadai, sebab bisa terjadi sumbatan laring sehingga menyebabkan si anak menjadi sesak nafas. Sebab, ukuran laring pada anak relatif lebih kecil. Sehingga, kalau pada orang dewasa, sumbatan yang terjadi tak akan secepat pada anak.

Gejala awalnya bisa berupa demam dan lesu terkadang disertai dengan batuk kering atau berdahak. Kemudian, suara menjadi parau bahkan bisa sampai tak bersuara sama sekali. Biasanya peradangan akut ini terjadi dalam waktu dua minggu.

Sedangkan kalau peradangan kronis, biasanya suara serak dialami lebih dari dua minggu. Penyebab peradangan kronis ini cukup banyak. Tetapi yang paling sering adalah penyakit TBC, kuman lepra, dan penyakit kelamin.

Untuk  vokal nodul, yakni suara parau yang disebabkan penyalahgunaan suara dalam waktu lama. Misalnya berteriak, berbicara dengan suara keras. Kondisi ini sering dialami seorang guru atau penyanyi.


Ketika diperiksa, pada pita suara penderitanya akan tampak ada benjolan kecil di kedua pita suara sebesar kacang hijau yang berwarna hijau atau keputihan. Letaknya bisa akan di depan atau di tengah pita suara.

Apabila dalam waktu dua minggu suara parau tidak juga sembuh, bahkan malah suara  menjadi hilang sama sekali, maka harus waspada. Sebab, bisa saja ada tumor ganas. Hal ini harus segera dideteksi untuk menghindari menjalarnya sel kanker. Terutama jika tumor tersebut termasuk yang ganas.(*)

Untuk mengetahui apa itu polip pita suara (tumor jinak pada pita suara ) clik aja di sini

Kalau membaca dari artike di atas sih, naga-naganya gejala yang daku derita ini termasuk peradangan akut. Karena daku memang batuk berdahak selama suara hilang ini. Mudah-mudahan aja, suara daku kembali seperti semula sebelum dua minggu. Hari ini sih sudah lumayan bisa kedengaran, ga mesti terlalu bisik-bisik lagi.  Ah … ada-ada saja penyakit yang daku derita ini.

Sumber :

http://www.jambi-independent.co.id/home/modules.php?name=News&file=article&sid=2615

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s