Semangat …

Standar

semangat …. semangat …. semangat …..

semangat ingin punya anak. Ga kerasa sudah 3 tahun nih berumah tangga, tapi si buah hati belum nongol juga. Tahun-tahun kemaren bener-bener cuek and berharap masih bisa hamil dengan proses alami. Tapi lama-lama terganggung juga, karena body yang semakin melar sehingga banyak orang yang mengira sedang berbadan dua. Setiap orang dari masa lalu selalu bertanya, “lagi hamil ya?” atau “Sudah periksa dokter blom?” atau “memang ditunda ya?” atau “kapan punya dede?” de el el. Sebeeeeellllll ….

Awalnya terganggu dengan omongan-omongan usil asal dari lidah tak bertulang itu, lama-lama …. nyadar juga bahwa hidup ini sudah mulai kesepian, sisi-sisi keibuanku sudah mulai tumbuh (karena memang setiap hari melihat bocah-bocah SD siswaku di kelas), truss mertua sudah mulai culikin anak tetangga. Duuuhhh … harus sudah mulai berusaha lebih extra nih ….

Dokter kandungan? mendengar dan membayangkannya sungguh membuat nyaliku ciut. Pasalnya dokter kandungan banyak yang pria dan proses pemeriksaan yang sangat detil di daerah V itu. Kebayang dong, daerah paling pribadi itu di obok-obok ma tangan-tangan lain, walaupun itu dengan profesional, tapi tetep aja butuh kesiapan mental yang ga gampang. Jadi… itu masalah yang terbesar, selain masalah dana tentunya.

Akhirnya, memboronglah daku buku-buku tentang kesuburan, rajin browsinglah daku mencari artikel-artikel tentang prakehamilan. Lumayan, sedikit punya titik terang. Belum lagi abis konsultasi gratis dengan seorang dokter kenalan yang memang baru saja melahirkan. Jadi, berikut ini yang harus daku lakukan :

  1. Memperbaiki pola makan. Maksudnya, makanan yang dimakan harus sehat dan seimbanng serta makan pada waktu yang teratur.
  2. Melakukan olah fisik. Maksudnya olahraga gitu, yang akan membantu memperbaiki metabolisme tubuh dan juga membantu dalam relaksasi. Dalam hal ini disarankan jalan kaki, berenang dan yoga selama 30 menit.
  3. Menurunkan berat badan. Berhubung daku kelebihan berat badan, maka pentinglah untuk usaha menguranginya. Mengingat kelebihan berat badan ternyata mempengaruhi tingkat kesuburan, selain itu juga mendatangkan penyakit yang …. naudzubillah deh ….
  4. Pijat. Berhubung siklus menstruasiku acak kadul, jadi daku disarankan untuk menjalani terapi pijat. Maksudnya agar tubuh relaks dan melancarkan menstruasi.
  5. Hindari Stress. Maklumlah, daku ini punya julukan “miss panic” sejak jaman kuliah dulu. Jadi, daku disarankan untuk lebih menikmati hidup.
  6. Kalo menstruasinya masih juga ga teratur, berarti itu prioritas utama yang musti ditanggulangi. Caranya dengan ke dokter kandungan. Yah … ujung-ujungnya emang mesti menghadapi dia. Dari dokter kandungan itu, kalo didiagnosa menderita infertilitas atau masalah kesuburan, maka akan direkomendasikan ke pada klinik2 infertilitas.

Duuuhhh … banyak juga yah yang harus dijalani. Tapiiiii …. tetep semangat ah ……

One response »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s