Nenek Nursimah Tlah Berpulang…

Standar

Innalillahi wa innaillaihi rojiuun … 

Bagai tersambar petir di siang hari rasanya mendengar kabar duka itu. Nenek Nursimah, istri dari Aki Basuni Tadjudin yang biasa kami panggil nenek bandung or mamah bandung telah berpulang ke haribaan Ilahi. Tepatnya hari Jum’at tanggal 1 Juni 2007. Jamnya ga begitu pasti yang jelas masih di pagi hari.

Jum’at pagi itu, Nek Wil bertandang ke rumah nenek, niatnya sih mau masak tutut (sejenis keong) bersama. Tapii, ternyata nenek dalam keadaan tidak sehat. Di pikir semua orang nenek sedang sakit atau masuk angin, nenek merasa sekujur badannya dingin hingga menggigil. Kemudian nenek tiba-tiba jatuh pingsan. Lalu …. tidak bernafas lagi. Rupanya saat kedinginan itu nenek sedang sakaratul maut. Sebelum jatuh pingsan, nenek masih sempat buang hajat sendiri ke belakang. Ternyata itu pembersihan diri yang terakhir.

Tiada yang menyangka akan secepat itu nenek meninggalkan kami semua. Tanpa sakit, tanpa tanda dan tanpa pesan. Kiranya begitulah bila maut telah datang menjemput, tiada ada yang bisa mengelak dan menangguhkannya. Walaupun masih banyak urusan di dunia yang tertinggal. Kini nenek sudah ada di alam barzah, berteman amal sholehnya selama di dunia fana.

Aku termenung, sungguh-sungguh termenung. Kiranya setiap orang akan menjumpai hari kematian dengan cara yang berbeda-beda. Aku… akan menjumpainya dalam kondisi seperti apa ya??? Bagaimana dengan amal sholeh yang akan menjadi pembelaku, apakah telah kuat dan siap?… ah rasanya masih sangat lemah dan jauh dari siap …. Bagaimana ini???

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s