Curahan Hati

My blog here

Buat Mimpimu Nyata September 24, 2008

Diarsipkan di bawah: Ideku — ichasweb @ 10:16 am

Bulan ini sebetulnya bulan yang memusingkan buat daku. Pasalnya, seabrek tagihan sudah menanti n wajib dibayar. Dihitung-hitung-tung … kurang lebih daku harus punya duit sekitar 6 jt untuk melunasi seluruh kewajiban itu. Ya Alloh … jadilah disetiap sujudku tak henti aku meminta kepada Sang pemberi Rezeki, uang sebesar 6 jt plus aku pos-pos yang harus dibayarkan. Deadline pekan terakhir bulan September ini, mendekati Lebaran.

Lagi pontang panting meres keringet n banting tulang untuk mendapatkan rejeki lebih, tiba-tiba daku tertarik dengan sebuah buku dengan sampul mencolok berwarna merah darah. Buku itu berjudul “Keajaiban Kata-Kata” Pengarangnya Ivonne Oswald. Katanya si Ivonne itu, kata-kata bisa merubah hidup, mulai dari relationship sampai kekayaan. Poin terakhir itu membuat daku penasaran. Maka daku praktekkanlah satu hal yang diajarkan si Ivonne itu.

Pertama, Buka buku agenda. Berhubung ga punya buku agenda, daku samber aja notebook 

Kedua, Pilih tanggalnya. Aku pilih tanggal 23 September 2008

Ketiga, Gambarkan dan tulis keinginanmu. Aku gambar 6 buah amplop bertuliskan namaku dan jumlah uang @1jt.

Keempat, tuliskan perasaanmu dengan kata-kata yang hebat. Aku tulis aja, bahwa hari itu aku benar-benar beruntung karena mendapatkan 6jt rupiah sebagai tunjangan hari raya lebaran. Aku sungguh-sungguh bahagia dan sangat bersyukur. Dengan uang ini aku bisa melunasi seluruh kewajibanku. Aku merasa sangat lega, enteng, dan merasa sangat sehat lahir dan batin (kalo ga punya duit kan rasanya sakit lahir batin yaa)

kelima, bayangin terus. Caranya, tutup mata terus bayangkan gambar dan tulisan di buku agenda itu.

Mau tau apa yang terjadi? Sebenarnya daku bener-bener harap-harap cemas sih. Perasaannya ga percaya sekaligus penasaran. Apalagi begitu melihat kalender, tanggal 23 semakin mendekat.

Teng …. tanggal 23 September 2008.

Pertama, suamiku kasih liat buku tabungan bank DKInya. Disana terlihat ada pemasukan Rp. 1.100.000

Kedua, suamiku melemparkan sebuah amplop, ketika daku buka, ada duit sebesar 1jt.

Ketiga, daku ke kantor, dapet dua buah amplop, ketika ku jumlahkan, semuanya ada 2 jt.

Keempat, suamiku cek rekening BRInya, eeeeehhhh …. ada pemasukan lagi Rp. 1.200.000.

Subhanallah … Alhamdulillah … Allahu Akbar ….

Hari itu aku benar-benar beruntung karena mendapatkan 5jt rupiah sebagai tunjangan hari raya lebaran. Aku sungguh-sungguh bahagia dan sangat bersyukur. Dengan uang ini aku bisa melunasi seluruh kewajibanku. Aku merasa sangat lega, enteng, dan merasa sangat sehat lahir dan batin (persis seperti tulisan di buku agenda kan??? )

Ini nyata …. sungguhan … bukan rekayasa … bener-bener mimpi yang menjadi nyata ….

Sekarang, daku siap mewujudkan mimpi lagi ….

 

ANGELS & DEMONS serta Keberadaan CERN September 14, 2008

Diarsipkan di bawah: Buku Bacaan — ichasweb @ 2:32 pm

Baru kali ini aku membaca novel karya Dan Brown, yah walaupun sedikit telat ga apa-apalah …. toh yang namanya novelkan ga pernah ada kadaluarsanya. Kebetulan aku dapat pinjaman dari anak buah, judul novelnya Angels & Demons kalo di translate sih artinya Malaikat dan Iblis. Dalam novel ini, tokoh utama masih sama dengan film fenomenalnya yang berjudul The Da Vinci Code, yaitu Robert Langdon si ahli sejarah dan simbol-simbol kuno dari Harvard. Selain itu, ternyata Dan Brown masih demen banget menguliti masalah keagamaan khususnya Katolik, terlihat dari setting ceritanya yang ga main-main ngambil latar kota para paus Vatikan.

Ceritanya dibuka dengan pembunuhan Leonardo Vettra seorang fisikawan dari lembaga riset CERN di laboratoriumnya. Plot cerita kemudian beralih ke kediaman Robert Langdon, di mana Langdon menerima kiriman fax yang berisi gambar mayat Leonardo Vettra dan sebuah simbol di dada Vettra yang sengaja ditorehkan si pembunuh untuk menunjukkan jatidiri kelompok si pembunuh. Simbol itu merujuk pada kelompok Illuminati, suatu kelompok rahasia dari beberapa abad yang lalu yang seolah-olah bangkit dari kubur untuk menunjukkan eksistensinya. Di Laboratorium CERN Illuminati juga mencuri zat antimateri yang bisa berubah menjadi bom dahsyat. Singkat cerita, tujuan kelompok Illuminati mencuri zat antimateri adalah untuk menghancurkan vatikan.

Tapiiii … aku ga niat menceritakan garis besar ataupun keseluruhan dari isi novel ini (baca aja ndiri … ato … udah baca kali yee …). Yang ingin aku soroti adalah keberadaan CERN itu sendiri. Ternyata, lembaga CERN tempat berkumpulnya para jenius sedunia itu benar-benar ada loh. Letaknya juga benar-benar ada di Swiss. Berita terbarunya, pada bulan ini CERN akan menggelar penemuan fenomenalnya yaitu penciptaan kembali versi mini “Ledakan Besar” (Big Bang). Para ilmuwan percaya ledakan besar inilah yang menciptakan alam semesta 15 miliyar tahun yang lalu. Ga tanggung-tanggung, CERN mengakui bahwa instumen ilmiah ini adalah yang paling rumit dan paling besar di dunia. Bayangkan, mesin LHC (Large Hadron Collider) akselerator partikel di CERN yang dijadwalkan akan dinyalakan pada bulan September ini keliling lingkarannya sejauh 27 km dengan kedalaman 50-175 km.

Wow … jadi yang namanya antimateri itu benar-bener ada juga. Mmm …. jadi ikutan ngayal seperti Dan Brown … penemuan itu disabotase …. oke … stooopppp ….yah berharap saja, penemuan tersebut membawa harapan baru bagi dunia. Walaupun aku ga tau pasti apa tujuan mereka menciptakan kembali “Big Bang” ini, apakah hanya sekedar untuk membuktikan teori mereka, ataukan ada “materi” baru yang diciptakan darinya. Mengingat, “Big Bang” inikan yang membentuk bumi di masa lalu… well baca aja disini , disini, dan disini

 

Keajaiban Kata-Kata September 13, 2008

Diarsipkan di bawah: Pengalamanku — ichasweb @ 3:00 pm

Dr. Masaru Emoto, seorang peneliti dari Jepang, telah melakukan penemuan-penemuan yang patut dicatat tentang relasi antara pikiran dan materi dengan menggunakan kristal-kristal air. Dengan menggunakan sebuah mikroskop yang sangat kuat dan teknik pemotretan berkecepatan tinggi di ruangan yang sangat dingin, ia memotret kristal-kristal air yang beku.
Ia menemukan bahwa kristal-kristal berubah ketika pikiran-pikiran yang spesifik dan terpusat diarahkan kepada mereka. Misalnya, ketika ia menyajikan kata-kata dan musik yang indah (tertulis atau diucapkan) untuk membentuk kristal-kristal air, ia mengamati bahwa air berkembang ke dalam pola-pola yang kompleks, indah, dan berwarna-warni, seperti serpih salju. Air yang dipaparkan terhadap pikiran yang berenergi rendah, misalnya emosi negatif (takut, marah, dan sebagainya), memiliki pola-pola yang berwarna buram dan tidak simetris.
Dari penelitian ini dan penelitian serupa lainnya, mudah dibayangkan bagaimana kata-kata dan pikiran berdampak sama pada tubuh manusia karena tujuh puluh persen dari tubuh kita adalah air, sebagaimana bumi sendiri.

Dikutip dari buku “Keajaiban Kata-Kata”. Yvonne Oswald. Gramedi, Jakarta : 2008

 

Hari itu, aku ga masuk kerja. Rasa bersalah, takut, sedih, sakit hati, marah, kecewa, dan sejuta emosi negatif menguasaiku, dan aku membiarkannya mengukung hati dan pikiranku. Karenanya seharian aku ga keluar kamar, hanya di tercenung di pojok kamar, sembari memutar kembali slide-slide peristiwa yang menjadi penyebab kehancuran mentalku hari ini. Sekali lagi, aku tak berusaha untuk mem-pause atau menyetop slide itu. Aku membiarkan diriku dikendalikan oleh pikiran-pikiran buruk.

“Aku tidak berguna ….pecundang …..”

“Kurang ajar, dia bicara seenak udelnya sendiri tanpa perduli dengan perasaanku.”

“Dia sama sekali tidak bijak, tidak pantas menjadi pemimpin, aku akan bicara untuk menolak tugas tidak adil ini.”

“Kenapa harus aku yang bertanggungjawab? Benih masalah itu sudah tertanam sejak lama, hanya kebetulan baru muncul saat ini, dan aku menjadi korbannya.”

“Aku merasa seperti terdakwa, tertuduh dengan semua ucapannya …”

“Jangan-jangan ini hanya sebagai alasan dia untuk memecatku, atau dia lagi ngetes aku. Ya … ini sebuah ujian, kalo aku ga lulus, berarti PHK didepan mata ….”

“Aku akan datang untuk berbicara dengan dia, aku akan bilang aku merasa terhina dengan perkataannya, dan tugas ini… aku menolak untuk melaksanakannya ….”

Yah … kira-kira seperti itulah kata-kata yang berputar-putar di benakku.

Aku tau, aku harus berhenti untuk memberi “makan” benakku dengan emosi-emosi negatif, tapi aku tidak bisa menghentikannya … hingga suamiku datang.

AKu mengadu padanya, minta dia memberikan penyeimbang positif, karena aku tau … kata-kata penyemangat akan sangat bermanfaat untuk menyehatkan kembali mentalku yang terpuruk.

Benar saja, dengan gayanya yang khas, suamiku mulai merangkum kata-kata segar untuku. Kata-katanya bagai mantra yang menghipnotisku sehingga aku lupa dengan segala deritaku seharian ini. Rasanya enteng sekali hatiku. Kata-kata positifnya merupakan pencerahan bagiku. Bener-bener seperti ada matahari yang bersinar cerah di atas kepalaku saat itu, padahal seharian diriku terselimuti awan gelap.

Lihat, aku baru sadar, diriku ternyata hanya seonggok daging yang dikuasai oleh kata-kata. Betapa rangkaian huruf-huruf yang semula tak bermakna dapat mengendalikan seluruh jiwa dan ragaku. Sebaris kata bermuatan negatif, sanggup mendatangkan awan badai yang begitu gelap mengelayuti hati, dan seuntai kata indah bermuatan positif mampu menghalau badai dengan sekejap mata seraya meninggalkan pelangi indah dihatiku.

Kini aku percaya ……. kata-kata akan selalu bermakna …….. positif atau negatif itu tergantung pilihanmu sendiri ………

Sudahkah anda mengatakan hal positif hari ini?