Arsip Bulanan: Desember 2007

Resolusi 2008

Resolusi 2008

Tak terasa tahun akan segera berganti, menengok sepanjang 2007 yang sudah dipenghujung ini banyak juga yang sudah aku lalui diantaranya :

Punya hobi baru :

  1. Jeprat jepret pake kamera digital (masih pinjam sana sini sih kameranya, Insya Alloh sebentar lagi mau punya sendiri …..),
  2. Shooting via handycam (tadinya juga boleh pinjam, akhirnya …. alhamdulillah sudah punya sendiri),
  3. Internet (berawal dari belajar chatting, lalu bosen karena banyak mudharatnya dibanding sama manfaatnya, terus berkenalan dengan dunia blog deh ….),

Skill yang bertambah :

  1. Dari hoby jeprat-jepret aku belajar : cetak foto pribadi via printer sendiri & design graphic (khususnya photoshope)untuk mempercantik tampilan foto-foto tersebut
  2. Dari hoby shooting via handycam aku belajar : video editing pake software ulead and pinacle
  3. Dari hoby Internet aku belajar : chatting, e-mail, browsing and yang paling menyenangkan adalah blogging. Alhamdulillah aku punya 2 blog saat ini, yang satu aku dedikasikan untuk dunia pendidikan (di multiply) dan yang satu lagi untuk curhat pribadi (di wordpress ini), mungkin ke depannya aku pengen cari duit via internet, resolusi 2008 tuuhhh ….

Punya penghasilan tambahan :

  1. Dari hoby & skill jeprat-jepret aku menjual hasil jepretanku dalam acara-acara di sekolah. Lumayan, anak-anak seneng punya kenangan aku juga gembira punya pemasukan tambahan …
  2. Dari skill design graphic aku sudah berhasil membuat buku kenangan khusus untuk TK & SD, alhamdulillah tahun 2008 ini sudah ada order lagi.
  3. Dari hoby shooting & skill video editing, aku sering di panggil untuk men-shoot acara-acara pengajian ibu-ibu ataupun pengantenan yang di hijab. Jadi punya lahan bisnis baru nih, dokumentasi khusus akhwat … karena aku yang ngeshoot acaranya, ya aku juga doong yang transfer n editing hasilnya sampai jadi vcd and siap tayang ….
  4. Dari skill internet … mmmm …. sayangnya belum menghasilkan money nih, baru juga menganalisa n belajar kemungkinan-kemungkinan ke arah sana.

Lebih dewasa dalam berumah tangga : 

  1. Berhubung di tahun ini rumah tanggaku pernah di goyang prahara (praharanya rahasia ya, coz aib nih) jadinya aku belajar berkomunikasi yang sehat dengan suami. Berkomunikasi itu berbeda dengan berbicara, berbicara sudah pasti setiap hari tapi belum tentu didengarkan. Tapi kalau berkomunikasi itu ada perasaan/hati, pesan & makna di dalamnya, dan kalau ada pengirim pesan sudah pasti harus ada yang menerima pesan.
  2. Lebih rajin masak dan membereskan rumah. Duuhh … 2 hal itu memang jadi momok buatku, tapiiii setelah di kerjakan efeknya bagusnya juga buatku. Jadi lebih hemat (soalnya ga banyak jajan), suami jadi lebih betah di rumah coz sudah pasti ada yang makanan n rumah dalam kondisi yang nyaman.
  3. Lebih bisa nahan emosi. Dahulu kala, tepatnya 3 tahun yang lalu, kalau aku marah … kaca di rumah bisa pecah loh, masalahnya karena suaraku yang sedemikian keras dan tinggi atau aku yang kalap membanting barang-barang yang ada di dekatku. Kini, alhamdulillah ….. aku sudah jinak kata suamiku.

Oke …. sekarang, menghadap ke depan graaakkkk …. tahun 2008 sudah di depan mata, yang lalu biarlah berlalu, yang penting di tahun yang akan datang harus lebih baik dari tahun sebelumnya (kata Rasulullah, SAW : Orang yang beruntung itu kalau hari ini lebih baik dari hari kemarin, orang yang merugi kalau hari ini lebih buruk dari kemarin, and orang yang celaka kalau hari ini sama saja dari hari kemarin).

Jadiiii …. ini dia nih resolusi 2008 ku :

  1. Meningkatkan ibadah yaumiyah (ibadah harian : sholat sunnah (Tahajud setiap hari sebagai nazar kalau positif hamil), shoum sunnah, tilawah (min 1/2 juz setiap hari sebagai nazar kalau positif hamil), wirid/dzikir pagi-sore, infaq/shodaqoh)
  2. Jadi istri yang sholehah : menjalankan sholat 5 waktu & sholat sunnah lainnya (include ibadah yaumiyah di no. 1), shoum pada waktunya (kemaren-kemaren males shoum sunnah), menjaga kemaluan (jilbab rapi kalo keluar rumah), and taat sama suami (kemaren-kemaren masih suka bandel and ga taat sama suami)
  3. Jadi guru yang kreatif, inovatif & inspiratif bagi anak-anak muridku 
  4. Menata manajemen keuangan keluarga dengan lebih teratur : pencatatan chas flownya, no jajan, lebih baik masak aja setiap hari min untuk sarapan or makan malam, nabung min 500 rb setiap bulan.
  5. Intensif periksa ke dokter kandungan or pengobatan alternatif dalam rangka usaha mendapatkan keturunan 
  6. Menambah skill di bidang internet marketing, animasi, seputar dunia guru (metode mengajar, manajemen kelas, psikologi anak and membuat pembelajaran interaktif), manajemen keuangan usaha & rumah tangga.
  7. Mengembangkan usaha berlabel AS Web Rental, Design, Digital Printing & Warnet. (Langganan bertambah, peralatan & perlengkapan pendukung bertambah (hardware komputer berkualitas, alat digital printing, alat cetak berkualitas, dll), inovasi jasa/produk baru)
  8. Beli tanah untuk dibangun rumah idaman. Lokasinya di sekitar Pasar Rebo ajah, biar ga jauh dari tempat kerja, usaha and ortu.
  9. Buka usaha baru join sama mama (dalam rangka membantu meningkatkan taraf hidup orang-tua). Bentuknya bisa berupa usaha katering atau buka toko fashion (baju & jilbab) atau bisa juga warung makanan.
  10. Beliin mama and ibu mertua mesin cuci.
  11. Melengkapi peralatan pendukung IT : laptop, jaringan internet untuk di rumah pribadi & telp rumah (bukan hp).

Walah buanyak juga nih, target2 yang musti dicapai untuk tahun depan. Insya Alloh dengan niat membaja, semangat membara, and langkah yang pasti, semuanya akan terwujud ….. aamiin ….

The Secret … is din Islam ….

The Secret … is din Islam ….

The secret karangan Rhonda Byrne dkk itu ternyata sudah menjadi rahasia umum kok. Apalagi buat kita yang muslim ini pastinya sudah mengenal bahkan mengamalkannya :

  1. Khusnudzon (Positive thinking), di sini,
  2. Keutamaan Do’a (kalo kata Rhonda sih just ask gituuu), di sini, di sana, di situ, di sono,
  3. aku pernah tuh mendengar istilah “apa yang kau katakan itu adalah do’a” (What You Think Is What You Get),
  4. Bersyukur (Salah satu pengajar the sekret termasuk si Rhonda itu selalu mengucapkan kata ‘terima kasih’ sebagai tanda syukurnya, kalo kita mah alhamdulillah kaliiii), di sini, di sana, di situ,
  5. infaq dan shodaqoh (Rhonda menyarankan untuk banyak memberi dan merasa kita kaya dan punya lebih sehingga tidak keberatan untuk memberikan sedikit harta itu kepada orang lain), di sini, di sana,
  6. Ikhtiar & tawakal (the secret ternyata tidak benar2 menyerahkan segala sesuatunya kepada ‘semesta’ itu, tetapi teteeuuupp kita harus do it yang mengarahkan ke tujuan), di sini, di sana, di situ, di sono
  7. Muhasabah/intropeksi (Sarannya Rhonda, di setiap malam sebelum tidur kita harus melihat lagi peristiwa2 yang seharian ini kita alami, kalo memang ada yang tidak kita inginkan, maka kita harus mereset ulang peristiwa itu dan memvisualisasikannya menjadi bentuk yang kita inginkan), di sini, di sana ,
  8. Sholat sebagai bentuk meditasi atau mengosongkan pikiran dari hal2 negatif, di sini, di sana, di situ,

Second Carier

Second Carier

Liburan kali ini ga jadi berpetualang. Padahal sudah jauh-jauh hari berniat mau traveler ke daerah jawa tengah. Tapiii karena cuaca yang tidak pasti dan kondisi daerah-daerah di sekitar jawa yang banyak terkena musibah banjir, angin puting beliung dan longsor, jadilah kami liburan di Jakarta saja.

Untuk mengisi liburan kali ini (maklum aku dan suami sama-sama guru, jadi kalo muridnya libur, kita bisa ikutan libur juga …) kami banyak pergi keluar, urusannya dobel-dobel ya ngurusin second carier (bahasa kerennya usaha/bisnis di luar pekerjaan tetap gitcuu …) and sekalian having fun juga dengan wisata kuliner or nonton di berbagai theater (bahasa kerennya wisata cinema …. hehehe ….)

Ngomong-ngomong soal second carier, Insya Alloh kami mau membuka kembali usaha rental dan digital printing yang semenjak lebaran cuti sementara. Sebetulnya bukan karena bangkrut, tapi karena seorang karyawan andelan yang saat itu sudah hamil besar minta cuti eh usahanya juga jadi cuti. Abisnya malas sekali cari karyawan baru untuk pengganti sementara, akhirnya karyawan yang satunya lagi diperbantukan di warnet. Belakangan, karyawanku yang cuti hamil itu memutuskan untuk tidak meneruskan bekerja lagi karena alasan kondisi bayinya yang lebih butuh perhatian. Walah …. akhirnya harus dihadapkan dengan pencarian karyawan baru deh.

Alhamdulillah, seorang anak buah suami menawarkan kakaknya untuk bekerja pada kami. Karena orangnya sudah kami kenal, kami percaya dia akan bekerja keras, tekun, ulet, rajin, jujur dan mau belajar. Sekarang, tinggal menyiapkan dia dan peralatan pendukungnya saja. Maklumlah, semenjak cuti, semua peralatan dan perlengkapan rental & digital printing di ungsikan di warnet untuk sementara. Sekarang, diboyong kembali ke tempat asalnya (Lokasi rental & digital printing dengan warnet kurang lebih 100 meter).

Usaha Rental & digital printing kami yang berlabel AS Web itu berlokasi di garasi rumah kami yang tepat dipinggir jalan. Karena belum ada mobilnya, ya dialih fungsikan untuk bisnis kecil-kecilan. Sedangkan warnet kami yang juga berlabel AS Web berlokasi di ruang tamu rumah mertua, yang jaraknya sekitar 100 meter dari rumah kami dan sama-sama terletak di pinggir jalan juga. Karena mertua juga seorang pengusaha handycraft dari tembaga, jadilah beliau berbangga dan bersenang hati merelakan ruang tamunya di jadikan warnet oleh putra tertuanya.

Lucunya, sebelum ruang tamu itu difungsikan sebagai warnet, sebenarnya dulunya dijadikan showroom untuk benda-benda handycraft. Kini, showroom tersebut berpindah ke garasi, yang di renovasi seapik mungkin serta di lengkapi dengan bengkel kerjanya pula. MMmm …. jadi kepikiran untuk memfungsikan ruang tamu rumah kami juga nih, kebetulan tamu yang datang kebanyakan dari kalangan rekan bisnis or pelanggan, jadiiii ga da salahnya kan kalo ruang tamu juga diberdayakan untuk tempat bisnis??? ….

Rencananya, untuk rental & design, kami menyediakan jasa :

  1. Pengetikan kami menyediakan 3-4 komputer plus 1 buah printer multifungsi (print, fotocopy & scan).
  2. Laminating
  3. Scan
  4. Burning CD/DVD
  5. Print foto via handphone, camera digital, dll
  6. Retouching Foto
  7. Kalender dengan foto pribadi
  8. Transfer & edititing to CD

Sedangkan untuk digital printingnya, kami menawarkan pembuatan:

  1. Buku kenangan (kualitas printing bukan percetakan) untuk TK – SD. Alhamdulillah, sudah ada yang memesan nih dari langganan tahun lalu.
  2. Pin (bisa eceran loh)
  3. ID Card & Busines Card
  4. X Banner
  5. Brosur

Insya Alloh kami akan buka bertepatan dengan anak-anak kembali ke sekolah, sekitar minggu kedua Bulan Januari 2008 nanti. Semoga, usaha kami ini dapat berjalan dengan lancar yah. Ayooo semangaaatttt ……

Selamat Hari Ibu ….

Selamat Hari Ibu ….

ibu.jpg    Pagi Hari ini ……

Kebetulan hari ini sekolah tempat aku mengajar menyelenggarakan pembagian raport UAS semester ganjil. Orang tua yang datang didominasi oleh kaum Ibu, hanya segelintir bapak-bapak yang datang mewakili istrinya yang sedang berhalangan. Para Ibu itu datang dengan penuh rasa sambil bersabar menunggu giliran kesempatan untuk bertatap muka dengan guru anaknya. Kecemasan tak dapat di tutupi ketika sang Ibu mendapati report hasil belajar anak-anaknya. Ada yang belum juga melihat sudah mencerocos menebak-nebak nasib anaknya, ada juga yang akhirnya tersenyum bangga demi melihat hasil belajar buah hatinya yang memuaskan. Beberapa lagi begitu seksama menyimak saran-saran dari guru untuk perbaikan prestasi akademik putranya, atau bahkan komplain terang-terangan demi melihat nilai ganjil di bawah 7 terlihat di raport anaknya, dan kemudian membela habis-habisan harga diri putra kesayanganya di depan jajaran guru-guru yang hampir saja memvonis anak kesayangannya termasuk anak ‘lower’. Duuuhhh …. Ibu …. apapun akan Kau lakukan untuk buah hatimu …..

Siang Hari ini …

Setelah usai acara pembagian raport di sekolah, aku harus menghadiri acara pengajian pekanan yang juga khusus diadakan untuk kaum Ibu. Di antara para Ibu yang hadir, terseliplah sesosok Ibu … ummu Nisa panggilannya, datang membawa anak ke empatnya yang masih juga belum genap berusia 2 tahun, ngomongnya masih cadel dan belum jelas sekali. Si anak mengoceh sesuatu berusaha mencurahkan perasaannya tentang sebentuk benda, umminya dengan sabar meladeni ocehan putrinya itu. Padahal … menurutku Vida putri Ummu Nisa itu entah mengoceh dengan bahasa planet mana, terkadang hanya dengan body language saja, tapiiii …. yang mengherankan Ummu Nisa selalu tau apa yang diinginkan dan dirasakan oleh putri kecilnya itu. Ckckck ….

Di sudut lainnya, Ummu Salma menceritakan pengalamannya dengan dua anaknya yang terkecil. “Bu, si Ibad itu ga bisa tidur loh kalo ga meluk saya. Terus si Salma ini harus ngempeng dulu dengan saya baru bisa tidur. Jadi, kalo mau tidur itu di sisi kiri ada Ibad yang meluk saya, terus di sisi kanan Salma yang ngempeng sama saya. Abinya sama kakaknya ngalah deh di kamar sebelah ……hihihi ….” Oh Ibu …. kasih sayangmu memang tidak tiada duanya …..

Sore Hari ini ….

Tadi siang, bapakku mengundangku untuk makan bersama di rumah. Kebetulan Mama lagi masak gulai kambing dan empal goreng kesukaanku. Aku datang dengan perut yang kosong keroncongan karena beragam aktivitas sedari pagi dan belum sempat makan siang. Mama menjamu kami dengan sepenuh hati, empal gorengnya dibuat dengan resep khusus pesananku, rasanya ueeenaaaakkk tenaaannn, mama tersenyum saja ketika kupuji masakannya ….. ah Mama ….. selalu saja begitu ….

Malam Hari ini ….

Setelah pulang dari rumah Mama, road show selanjutnya adalah ke rumah Ibu mertua. Ketika sedang asyik-asyiknya mengobrol, adik iparku berteriak dari kamarnya meminta mengambilkan sesuatu, ibu datang tergopoh-gopoh menghampiri sambil memberikan barang yang diminta. Tak lama, giliran papah mertua yang minta dibuatkan kopi, terpaksa Ibu memutuskan obrolan serunya denganku demi memenuhi hak suaminya. Ketika obrolan kembali tersambung, telepon selular milik adik ipar berbunyi nyaring, Ibu kembali bangkit meraih Hp dan menyerahkannya kepada adik ipar di kamar yang sedang asyik berchatting ria dengan sang pacar. Ibu ….

Saat Ini ….

Aku baru ingat, kalau hari ini adalah hari Ibu ….

Ibu, Mama, Bunda, Ummi, Mami, atau apapun sebutan untuk wanita  itu tetaplah sama. Mereka adalah sosok mulia yang tanpanya …. kita ini bukan siapa-siapa ….

Padanya mengalir mata air kasih sayang yang tiada pernah terhenti …..

Padanya kita berlindung dari segala ketakutan-ketakutan …

Dalam dekapannya …. dunia terasa damai

Ketika dia tersenyum …. derita seakan sirna ….

Tiada yang mampu menggantikan engkau Ibu …. Ibu …. Ibu

Kerjasama VS Tanggungjawab

Kerjasama VS Tanggungjawab

kerja-guru.jpgkerja-guru.jpgkerja-guru.jpgkerja-guru.jpgkerja-guru.jpgkerja-guru.jpgkerja-guru.jpgRasanya ingin sekali besok segera berlalu. Kenapa demikian? Karena besok adalah hari penyerahan raport. Aku ingin segera menuntaskan hari berat besok. Kok berat sih? Bagaimana tidak berat, karena dalam waktu 3-4 j am aku harus melayani orang tua murid yang ingin tahu perkembangan belajar anaknya selama semester ganjil ini. Pak Kepsek sampai mengingatkan untuk senam muka dahulu sebelum masuk kelas dan menjumpai orang tua. Karena sudah dapat dipastikan setiap penerimaan raport, guru selalu panen pertanyaan & kritikan, entah itu ditujukan untuk pribadi si guru sendiri ataukah untuk manajemen sekolah secara umum. Yang jelas, kalau tidak senam muka pastinya wajah guru akan terlihat tidak sedap dipandang deh.

Tapi …. kalau menengok kebelakang untuk melihat proses pembuatan raport yang cuma kurang dari satu pekan ini, rasanya tak henti-hentinya aku bersyukur. Bersyukur karena aku bisa bekerjasama dengan wali kelas sehingga pekerjaan yang paling merepotkan itu bisa terasa ringan dan bisa cepat selesai. Karena, mungkin disaat aku menulis di sini, ada beberapa guru yang masih melembur di kantor untuk menyelesaikan raport kelasnya. Tadi saja ketika aku pulang jam 17.30 tadi masih ada 4 kelas yang belum selesai mengeprint raport.

Kenapa mereka bisa telat menyelesaikan tugasnya? Jawaban yang paling sederhana adalah kurangnya kerjasama & tanggungjawab. Raport bukan hanya tanggungjawab wali kelas saja, tetapi seluruh guru kelas yang mengajar dikelas tersebut. Di sekolah tempat aku mengajar, 1 kelas bisa di ajar oleh 4-5 guru. Aku sendiri mengajar di 5 kelas yang berbeda. Bayangkan jika ada 1 saja guru yang terlambat entry nilai, sudah dapat dipastikan raport tidak bisa cepat selesai.

Ketika waktu sudah mepet baru semuanya tersadar dan terburu-buru mengejar ketertinggalan. Kalau sudah terjepit, lalu ambil jalan pintas atau mencoba mentolelir kesalahan dan mengambil dispensasi untuk diri sendiri agar pekerjaan bisa berkurang. ckckck ….

Sebagai contoh, Kelas IV IS seharusnya sudah bisa menyelesaikan raportnya sejak hari rabu, tetapi ada 1 orang guru yang tidak mau mengentri nilainya hari itu, jadilah walas harus menunggu sampai hari jum’at ini untuk menuntaskan tugasnya. Lain halnya dengan kelas III AB & IK, guru-gurunya selalu stay di depan komputer, terlihat sibuk, tetapiiii …. entah apa yang mereka kerjakan, karena sampai jam 17.30 tadi belum ada di antara mereka yang selesai raportnya, dan akhirnya mereka saling menyalahkan. Kelas V IB dan VI IH, juga demikian, bahkan walasnya hampir saja memutuskan untuk tidak mengerjakan raport buku (kebetulan di sekolah raportny ada 3 : raport grafik, raport kemampuan dan raport buku). Padahal setiap walas punya guru pendamping yang bisa diajak bekerjasama untuk mengelola raport ini.

Jadi, hari ini suasana kantor benar-benar panas dan sensi sekali. Semua orang panik, guru-guru senior turun tangan semua untuk membantu walas yang ketinggalan kereta. Kepsek yang punya kegiatan banyak di luar pun harus bersabar menunggui raport-raport yang kejar tayang itu untuk ditandatangani.

numpuk.jpg Puuuuussssssiiiiiinngggg ……… cuape deeeeeeccchhh!

Sakit Pinggang

Sakit Pinggang

Ada-ada saja yang aku rasakan sekarang ini. Geraham bungsuku sudah mulai jinak sekarang, ternyata obat dokter RS. Tugu Ibu itu paten tenan. Tetapi, sakitnya berpindah ke pinggang sekarang. Rasanya mengganggu sekali, sudah dipijet tradisional sama suami n ditempel koyo masih juga belum enakan. Apa mungkin terlalu banyak duduk di depan komputer kali ya terus lupa minum. Tapi engga juga ah, aku ini orangnya suka minum n gampang haus, jadi kalo mau kerja selalu siap air minum di sebelahku. Terus kenapa ya 2 hari ini pinggangku ga enak sekali rasanya? Bukan nyeri sih… Iseng-iseng aku browsing lagi nih, lumayan biar tambah ilmunya n inilah yang aku dapatkan :

Sakit pinggang ini adalah gangguan yang sering didapat orang, umumnya hampir setiap orang pernah mengalami satu kali sakit pinggang dalam hidupnya. Di Amerika, sakit pinggang merupakan penyebab kedua mengapa orang berobat ke dokter. Penyebab nomor satu adalah influenza.
Tulang belakang. Alat tubuh yang paling sering dicurigai sebagai penyebab sakit belakang adalah tulang belakang, saraf dan otot-otot sekitarnya serta jaringan lunak lainnya

Lokasi
Lokasi sakit belakang yang paling sering adalah sakit pinggang, sebabnya adalah berat badan sebagian besar bertumpu pada tulang belakang lumbal yang terletak di pinggang itu. Selain itu, bila kita memutar tubuh maka pinggang yang paling berpotensi timbul „keseleo” (muscle strain).

Beberapa penyebab sakit pinggang:
Beberapa kondisi yang mendukung terjadinya sakit pinggang adalah tonus otot-otot pinggang tidak terjaga baik, kelebihan berat badan terutama di sekitar bagian perut/pinggang, gerakan mengangkat secara sembarangan, posisi duduk atau berdiri yang tidak baik sehingga memberikan beban ekstra pada pinggang

Keseleo otot (muscle strain)/ otot yang tertarik. Otot yang tertarik/teregang termasuk tendon dan ligamen atau sendi yang meradang dapat menyebabkan sakit pinggang
Spasme otot. Otot yang berkontraksi (spasm) merupakan akibat adanya kerusakan. Spasme ini sebenarnya dimaksudkan untuk mengistirahatkan bagian yang sakit sehingga mencegah kerusakan lebih lanjut
Osteoartritis. Adalah proses penuaan sendi biasanya pada usia di atas 60 tahun. Terjadi kerusakan tulang rawan yang melapisi permukaan dalam sendi ruas tulang belakang.
Sciatica. Nyeri karena terjepitnya saraf atau meradang, dirasakan di bagian pinggang, dapat menjalar ke bokong/bagian belakang tungkai
Osteoporosis. Sekitar satu dari tiga wanita usia lebih dari 50 tahun merasakan sakit pinggang karena ada ruas tulang belakang yang keropos (osteoporosis) dengan fraktur-fraktur kecil di ruas tulang belakang, atau rapuh tergencet (compression fracture).
Hernia bantalan. Suatu sobekan atau tekanan pada bantalan dapat menyebabkan bantalan menggembung atau pecah sehingga menekan saraf.
Fibromyalgia. Sakit pinggang karena kekakuan otot dan tendon.
Ginjal. Sakit pinggang juga dapat disebabkan gangguan dari organ dalam misalnya ginjal, antara lain pada penyakit infeksi baik akut maupun kronis, batu ginjal, bendungan pada ginjal dan sebagainya. Melalui pemeriksaan urin rutin di laboratorium biasanya diperoleh informasi penting tentang gangguan ginjal.
Selain itu luka pada usus 12 jari yang terletak di bagian belakang, tidak jarang dirasakan sebagai nyeri yang menembus ke tulang belakang. Sakit pinggang dapat juga berasal dari organ dalam panggul (pelvis) misalnya: infeksi kandung kemih, endometriosis (jaringan endometrium dari kandungan /uterus yang berada diluar uterus), kanker ovarium (indung telur), kista ovarium, testis yang terputar dan sebagainya.

Risiko
Seseorang berada pada risiko sakit pinggang bila: Bekerja pada konstruksi, atau pekerjaan yang memerlukan mengangkat barang berat, banyak membungkuk atau berputar atau vibrasi seluruh tubuh seperti pada pemakaian alat tumbuk /pemadat batu.
Atau Punya postur tubuh yang jelek, Sedang hamil, Umur lebih dari 30 tahun,
Perokok tanpa berolah raga atau kelebihan berat badan, Punya sakit sendi atau osteoporosis, Punya ambang batas nyeri yang rendah, Sering merasa stress dan atau depresi.

Pemeriksaan
Sesudah dokter memeriksa fisik, dan menentukan arah penyebab sakit pinggang maka pemeriksaan-pemeriksaan penunjang yang dianjurkan antara lain:
Pemeriksaan Rontgen tulang belakang, pemeriksaan EMG (Electro Myography), bila saraf terlibat, untuk memeriksa konduksi saraf, menemukan iritasi pada saraf.
Pemeriksaan lebih lanjut misalnya MRI (Magnetic Resonance Imaging) atau CT Scan (Computed Tomography) untuk memeriksa keadaan bantalan, keadaan saraf, otot, ligamen, tulang rawan, tendon, dan sebagainya.
Lain-lain: pemeriksaan densitas tulang untuk osteoporosis, bone scan untuk tumor-tumor.

Perlu Diwaspadai
Kebanyakan sakit pinggang karena gangguan tulang belakang, otot tidak membahayakan, sekitar 80 – 90 % akan membaik, bisa sampai kurang lebih 6 minggu. Kalau strain otot atau ligamen agak hebat, dapat memakan waktu sampai 12 minggu.
Sakit pinggang yang serius perlu diperiksa lebih dalam pada kondisi-kondisi:
*) Gangguan kontrol kandung kencing atau usus besar
*) Rasa baal di selangkangan atau sekitar anus
*) Rasa lemah atau baal di tungkai
*) Sakit pinggang yang mengganggu saat sedang tidur
*) Demam
*) Berat badan cepat turun
*) Sakit pinggang mendadak tetapi tidak ada perbaikan dalam 1 – 2 minggu
*) Riwayat penyakit kanker
*) Sakit pinggang yang tidak mereda

Hal yang Bisa dilakukan :

Bila Anda merasakan nyeri pinggang, jangan terus punya pikiran yang membuat terlalu khawatir karena hal ini akan menambah ketegangan otot yang tentu bisa menambah sakit pinggang. Tapi tenangkan diri dan cobalah beberapa hal berikut ini:

* Ubahlah posisi Anda secara berkala apabila Anda harus duduk/berdiri/membungkuk yang terlalu lama. Bangunlah, bergerak, bungkukkan badan ke depan dan ke belakang.

* Hangatkan bagian yang sakit selama 15 menit, satu atau dua kali seminggu (dengan menempelkan handuk hangat atau botol berisi air panas). Apabila kompres panas malah menambah rasa sakit, kompres dingin (es) dapat dicoba.

* Pijatlah bagian yang sakit secara perlahan-lahan dengan mengoleskan krem/salep/balsem antisakit atau anti radang.

* Bila perlu minumlah obat pereda rasa sakit seperti antalgin, parasetamol, aspiril sesuai dengan dosisnya.

* Periksakan ke dokter bila sakit tidak berkurang, nyeri terasa menjalar ke arah kaki, tidak bisa bangun setelah membungkuk, atau air kencing berdarah/kotor/berbau busuk.

* Panggil ambulans atau segera bawa ke rumah sakit bila nyeri pinggang disebabkan oleh jatuh atau pukulan pada tulang belakang, atau disertai dengan kelemahan pada kaki dan kehilangan kontrol buang air besar/air kecil.

Pencegahan
Sakit pinggang pada dasarnya dapat dihindari bila kita dapat menjaga kondisi fisik dengan baik. Sebaiknya melakukan latihan-latihan aerobik yang teratur, tetapi yang tidak membebani pinggang, antara lain olahraga jalan, berenang, bersepeda, maupun senam-senam yang memperkuat dan memelihara fleksibilitas otot-otot belakang dan perut
 

Sumber :

http://www.sinarharapan.co.id/iptek/kesehatan/2004/

http://kompas.com/kompas-cetak/0311/13/ilpeng/684443.htm

Episode Impaksi part 2

Episode Impaksi part 2

Hari ini rusuh sekali, karena gigiku tidak bisa diajak toleransi lagi, naudzubillah sakitnya. Makanpun susah, seminggu lagi pasti turun nih berat badan. Sebenarnya nafsu makanku sih masih normal, tapi karena mulutnya ga bisa terbuka lebar (cuma bisa masuk 1 jari doang) n gusinya bengkak, makanya ga bisa masukin makanan yang banyak and ga bisa mengunyah juga. Alhasil cukup berpuas diri makan bubur deh, sampai eneg banget makannya.

Walaupun lagi merasakan gigi yang senut-senut, kepala berdenyut-denyut ditambah bengkak sampai di bawah mata, tapi kewajiban tetaplah kewajiban. Aku harus masuk kerja untuk menggarap raport semester ganjil, wali kelas sudah teriak-teriak untuk segera entry nilai karena rabu-kamis akan libur Idul Adha. Terpaksa melangkahlah aku ke kantor dengan sempoyongan menahan sakit (udah minum 2 ponstan masih blom manjur juga). Sampai di kantor, seorang rekan mengumumkan bahwa uang kompensasi guru dari pemda sudah cair dan diharuskan segera mengurusnya di bank DKI cabang kantor walikota. Kontan seluruh orang di kantor pada kocar-kacir, lumayan panic n bersemangat mendengar kabar gembira itu. Panic karena dapat berita mendadak di tengah deadline raport n bersemangat juga karena siapa juga yang ga butuh uang. Akhirnya semua memutuskan untuk berangkat siang ini juga pake 2 mobil. Alhamdulillah …. Rejeki memang ga kemana …..

Dalam perjalanan menuju kantor Walikota Jaktim (didaerah klender pondok kopi) yang naudzubillah juga jauhnya itu, aku merasa meriang panas dingin menahan rasa sakit yang luar biasa di geraham sebelah kiri atas. Karenanya aku berazam untuk lanjut ke poli gigi & mulut di RS. Tugu Ibu setelah dari kantor walikota.

Sampai di RS. Tugu Ibu, jam 16.oo aku dapet urutan ke 5 and setiap pasien paling lama setengah jam, alhasil setelah menunggu 2 jam baru aku masuk ruang praktek dokternya. Dan ternyata aku yang paling sebentar, palingan cuma 5 menitan deh. Wong cuma di intip sebentar giginya (mau ditanganin juga ga bisa, wong ga bisa mangap) truss nulis rekomendasi foto panoramic di RS.Haji and resep obat deh.  obat anti biotik dosis tinggi,  penghilang nyeri,  pencegah radang, and obat supaya mulutnya bisa terbuka lagi.

Iseng-iseng pengen tau, foto panoramic itu kaya apa … eh ternyata begini toh alatnya :

panoramic0001.jpg

Menurut artikel di sini, katanya sih alat yang canggih gitu. Contoh dari hasil fotonya bisa seperti ini : Hiiiiiyyyyy …….

radio_06.jpg

mesioangular.jpg

Iseng-iseng juga nih browsing tentang pengalaman teman-teman yang mengalami hal yang serupa denganku, minimal sudah pernah di bedah giginya, lumayan bikin ciut nyali juga. Seperti pengalaman keluarga Syamsul Qamar , keko (walaupun untuk kasus yang beda tapi sama2 musti di bedah juga), Evi and Ardya Dipta Nandaviri

Hutang … oh … hutang …

Hutang … oh … hutang …

hutang.jpgPernah tidak, ingin menjadi dewa penolong bagi orang lain? Itu dia yang aku rasakan 5 bulan yang lalu. Dengan sedikit uang ditangan, berniatlah aku untuk membantu teman yang datang dengan wajah memelas (khas wajah orang lagi susah) minta dipinjami sejumlah uang. Karena memang keuangan sedang longgar dan hati juga sedang lapang, maka berpindah tanganlah sejumlah uang itu kepada teman itu tadi. Jumlah uangnya sih ga seberapalah, ga besar-besar amat, hanya nilai kepercayaannya yang besar di sini. Percaya 100% bahwa teman yang meminjam itu adalah orang yang amanah atas janjinya ingin memulangkan uangnya 1 bulan kemudian.

Sebulan dari akad hutang tadi telah berlalu, tapiiii …. si teman itu tak kunjung datang tuk memenuhi janjinya. Maka, media telepon jadi andalan untuk mengingatkannya (jujur saya belum pernah bersilahturahim kerumahnya). Tetapi, alangkah kagetnya saya ketika suara di ujung sana menyatakan bahwa teman saya itu tidak tinggal di situ lagi, kabarnya sudah ikut sama mertuanya di Pondok Gede. Deg …. tentu rasanya jantung mau copot, sebuah prasangka buruk terbesit …. dia mau menipuku???

Setelah gencar kasak-kusuk ke beberapa teman yang mengenalnya (tentunya tanpa membuka aib dia looohh …) akhirnya dapet juga nomor Hp suaminya. Tanpa sungkan-sungkan lagi aku telepon saja dia, alhamdulillah dia masih ingat sama janjinya dan minta waktu lagi untuk melunasinya. Oke …. selama masih ada hubungan no problemolah pikirku, asal jangan kabur aja dia ….

Setelah waktu bonus telah jatuh tempo, tidak ada kabar yang menggembirakan, boro-boro kabar, telp atau smspun tidak kunjung datang. Akhirnya dengan sedikit emosi aku telp dan sms balik, ehh … ternyata suaminya kaget setelah tau si istri punya hutang sama orang tanpa sepengetahuannya. Singkat cerita, proses penagihannya puanjang sekali deh. Sempet juga berpikir untuk mengikhlaskannya, karena terakhir aku dengar kabarnya dia sudah melahirkan dengan operasi cesar, pastinya dia butuh uang itu untuk menutupi biaya melahirkannya. Mudah-mudahan Alloh memberi gantinya dengan lebih baik ….

Tapiii berhubung saat ini gigiku lagi senut-senut minta dikeluarkan lewat bedah (akukan lagi kena impaksi angular …) aku ingat lagi deh punya uang di tangan orang, yang kali aja masih jadi rejekiku. Iseng-iseng aku telp deh, eh … suaminya memang berniat untuk datang ke rumah melunasi hutang istrinya. Alhamdulillah …..

Jadi satu pelajaran lagi nih buat aku, jangan gampang percaya deh sama orang untuk urusan hutang piutang ini. Aku jadi inget pesen ibu mertuaku, kalo mau hutang mendingan ke suatu lembaga aja jangan ke orang. Karena kalau ke orang (entah itu saudara atau teman) hubungan silahturahimlah yang dipertaruhkan di sini. Dah banyakkan kita dengar kisah-kisah persaudaraan, persahabatan dan pertemanan yang hancur gara-gara hutang piutang ini. Kalau ke lembaga (bank, koperasi, kantor … asal jangan ke rentenir aja) pastinya kita akan lebih tanggung jawab sama hutang kita, kalaupun telat bayar, yah paling-paling disita …

Mungkin tips-tips berikut ini bisa membantu :

1. Rencana tertulis

Rencana tertulis merupakan hal yang paling penting. Tulislah semua pengeluaran anda berdasarkan skala kepentingan dan tulislah dengan detail, jangan secara umum. Skala kepentingan sangat membantu untuk memisahkan kebutuhan dan keinginan. Kebutuhan berbicara tentang hal-hal yang harus anda miliki dalam usaha melanjutkan hidup. Contohnya makanan, pakaian, dan tempat tinggal. Keinginan mulai berbicara tentang kualitas barang yang anda miliki. Mobil baru, baju baru, sofa baru, handphone baru dan lain-lain. Ada lagi yang lebih dari keinginan, yaitu hasrat. Hal ini berbicara tentang memiliki barang-barang yang hanya bisa dibeli jika memiliki cadangan uang yang berlebihan. Contohnya berlian, paket berlibur ke Eropa, dan semacamnya. Tulislah semuanya tanpa ada yang terlewati.

2. Mencukupkan diri

Anda yang sudah berhutang harus berlajar untuk mencukupkan diri dalam segala keadaan. Pikirkan hal-hal yang benar-benar perlu saja. Lakukan semua yang sekiranya dapat dikerjakan sendiri tanpa keluar biaya. Jangan terbiasa dengan pembantu di rumah jika anda masih sanggup memasak, mencuci, menyetrika dan menyapu sendiri. Lakukan dengan senang hati.

3. Berpikir dulu sebelum membeli

Dililit atau tidak dililit oleh hutang, setiap orang harus berpikir sebelum membeli. Masukkan pertanyaan-pertanyaan dibawah ini didalam pikiran anda:

• Dimana letak barang ini dalam skala kepentingan?

• Apakah barang ini harus dibeli sekarang atau dapat ditunda?

• Apakah nilai barang ini dapat berkurang di kemudian hari?

• Apakah perawatan barang ini membutuhkan biaya lagi?

• Apakah barang kebutuhan anda ini merupakan kebiasaan buruk yang sebaiknya dihentikan saja?

4. Bayar Cash

Berhentilah belanja menggunakan kartu debit atau kartu kredit. Penggunaan kartu-kartu ini akan membuat anda jauh lebih boros. Bawalah uang secukupnya jika anda pergi berbelanja, sesuai dengan catatan perkiraan harga yang sudah anda buat sebelumnya. Banyak sekali kasus hutang yang disebabkan oleh kartu kredit. Jika ini masalah anda, berhentilah sekarang juga jika tidak ingin terperosok semakin dalam.

5. Ubah aset menjadi modal

Jika anda memiliki asset nganggur yang dapat diubah menjadi alat untuk membayar hutang, segera lakukan. Cara ini efektif untuk dapat secepatnya melunasi hutang-hutang anda. Setelah itu, mulailah ‘hidup baru’ dengan prinsip keuangan yang benar.

6. Mulailah dengan apa yang ada

Prinsip ini dianjurkan bagi mereka yang hendak memulai usaha dan berpikir untuk meminjam uang di bank. Selagi mungkin anda tidak meminjam, hindarilah hal tersebut. Jangan berspekulasi dengan hanya memiliki 10% modal usaha dan meminjam 90%nya. Hal ini hanya akan membuka jalan lebar menuju hutang yang berkepanjangan.

7. Menabung

Menabung bukan hanya kebiasaan yang dipaksakan pada anak kecil saja, tetapi harus menjadi kesadaran setiap orang, termasuk mereka yang sedang memiliki banyak hutang. Walaupun hanya Rp.10.000 setiap minggunya atau lebih kecil, tetap lakukan. Sebagian besar orang yang hidup diatas garis kemiskinan punya kebiasaan menabung. Banyak yang gagal menabung karena kecilnya jumlah yang bisa mereka tabung. Padahal jika terus dilakukan, sedikit-sedikit lama-lama akan menjadi bukit.

Sumber: cbn

Do’a agar dimudahkan melunasi hutang :

اللَّهُمَّ اكْفِنِي بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَاغْنِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ
“Ya Allah, cukupkanlah diriku dengan rizki-Mu yang halal dari rizki-Mu yang haram dan cukupkanlah diriku dengan keutamaan-Mu dari selain-Mu.” (HR. At-Tirmidzi dalam Kitabud Da’awat, dari ‘Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu. Lihat Shahihul Jami’ no. 2622, karya Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullah)

Mengenali sumber hutang juga penting loh, makanya klik di sini 

Jangan main-main sama hutang, berbahaya …. ga percaya, baca aja di sini

Atau sedikit tips dari mas vavai dan mohd suhaymi  ini bisa membantu.

Sumber :

http://asysyariah.com/syariah.php?menu=detil&id_online=417

http://www.mediakonsumen.com/Artikel664.html

Munculnya si Gigi Bungsu

Munculnya si Gigi Bungsu

de7_wisdomteeth.jpg     Senut … senut …. gitu rasanya gerahamku menyambut kehadiran si bungsu dens molaris inferior tertius atau molar ketiga. Sementara orang awam menamainya gigi bungsu atau geraham bungsu, lantaran kemunculannya memang di nomor paling buncit dari 32 buah gigi orang dewasa. Tapi senut-senut ini ternyata ga wajar karena menandakan adanya angular impaction and harus segera ditangani. Mo tau apa itu angular impaction? klik aja disini 

 Mo Liat contoh foto kasus angular impaction? Ini dia nih ….

Angular Impaction

 Ada juga yang namanya horizontal & vertical impaction,  ini gambarnya :

Horizontal Impaction        vertical.jpg

Oh ya …. supaya ada persiapan mental gitu menghadapi bedah/operasi nanti, klik aja disini n ini dia contoh penanganannya …. 

1. Di suntik bius dulu biar ga sakit ….

numb.jpg

2. Terus diapain nih ya??? dicongkel2? ah artiin aja sendiri …..

elevator.jpg

3. Dicabut deh …..

forceps.jpg

Duhh … bismillah aja deh, tapi kayanya itu gambar kaya cabut gigi biasanya ya? tau deh, mudah-mudahan sakitnya ga lebih dari cabut gigi biasa …..

Sumber :

http://www.colgate.com/

Bingung Mo Bisnis Apa ….

Bingung Mo Bisnis Apa ….

Beneran deh, beberapa pekan ini pikiranku melayang ke satu kata ‘BISNIS’. Semua bermula dari atmosfer kerja yang sudah tidak nyaman lagi, ditandai dengan pemecatan salah satu karyawan dengan alasan yang mengada-ada, akhirnya banyak rumor beredar dan semua orang jadi pada ketakutan, apakah akan bernasib sama dengan Bu Tita.

Aku sendiri memikirkan kinerjaku, sumbangsihku disitu. Apakah tenagaku masih diperlukan? Kalo tidak, matilah aku. Rasanya malas sekali untuk melamar kerja lagi dan beradaptasi dengan lingkungan yang baru, mulai lagi dari nol. Satu-satunya yang kupikirkan adalah …. persiapan jika memang harus dirumahkan maka aku ingin membangun bisnis dari rumah.

Bisnis di rumah? Apa ya yang bisa aku kerjakan? Apa yang bisa aku jual? Memborong sejumlah buku-buku tentang bisnis rumahan malah membuat aku tambah mumet. Wong aku ga punya banyak keahlian yang bisa aku jual. Aku ga bisa masak or bikin kue, makanya ga cocok tuk bisnis kuliner. Aku ga bisa menjahit, ga ngerti fashion or design, makanya ga cocok di bidang garment. Aku ga bisa membuat pernak-pernik unik dari bahan2 daur ulang, makanya ga cocok juga tuk bergelut dibidang itu. Pokoknya selain ga minat ya ga bisa juga sih ….

Terussss bisnis apa dooooongggg? Bikin buku kenangan? Jujur, sudah ada yang pesen lagi sih, tapi aku mabok duluan kalo inget proses pembuatannya yang ribet itu plus makan waktu buanyak tapi untungnya ga seberapa. Bukan itu saja, tahun ini ga ada yang subsidi percetakan lagi, jadinya harganya pasti akan melambung dan ….. yang pesen udah wanti-wanti supaya harganya ga ketinggian. Yaaah …. pupuslah harapanku.

Tapiiii …. aku kepikiran tuk jualan …… jualan online di internet. Wuihhh kayanya kuerennn tuh. Makanya aku sempetin browsing tentang jualan di internet malah buat aku minder bin keder lagi, ternyata dah buanyak yang mulai n sukses ……n …… aku takut ga bisa bersaing dengan mereka …… lah produknya aja belum kepikiran mo jualan apa …….

Auah guelap ….. mumet ……mumet …..